Minggu, 07 November 2010

LOST

Pernahkah kamu merasa takut kehilangan seseorang??
Pasti pernah,,
Aku juga,,aku selalu takut kehilangan seseorang ketika aku sudah penuh dengannya. Takut jika duniaku akan kembali abu-abu jika ia tak lagi mau mewarnainya dengan sinarnya. Tapi seberapa besarpun usaha yang aku lakukan untuk menahannya agar tetap menemaniku,,hal itu malah membuat ia pergi,tak ingin lagi bersamaku. Aku pun malah mewujudkan ketakutanku sendiri. Beberapa kali dalam kisahku. Mungkin benar filsafah itu, cinta ibarat pasir, yang semakin digenggam, malah akan semakin terjatuh, perlahan, namun tetap akan terjatuh.
Datang, pergi, kemudian dating lagi. Semua ini membuatku mual hingga tag lagi dapat merasa sedih, benci ataupun luka ketika kehilangan seseorang. Aku pun mulai berpikir bahwa pergi sudah merupakan kewajiban bagi seseorang yang mendatangi kehidupan kita. Lalu, bagaimanapun juga, kita lebih baik berdiri dikaki kita sendiri dan menjadi penonton bagi tamu-tamu yang sudah mau mengunjungi kehidupan kita dan meninggalkan kisah yang akan selalu ada dalam memori kita. Tak ada lagi harapan berlebihan, tak ada lagi ketakutan berlebihan, tak ada lagi keterpurukan.  

Jumat, 05 November 2010

Stand by Me...


tetap merasa senang ketika bertemu dan bercanda
tetap merasa malu saat akan mengungkap rasa
tetap merasa ingin dekat ketika merasa sudah tag cukup hanya menatap
tetap mencari walau tau tag akan memiliki arti

Selasa, 02 November 2010

Its not just ‘bout love,,,


saiia bukan ABG labil yang dengan gampangnya bisa kesentil hatinya gara2 kata cinta…tapi saiia tidak memungkiri bahwa jauh didasar hati saiia-dan anda sekalian pastinya-menginginkan sebuah cinta suci yang mampu mengiringi langkah yang terkadang letih untuk berjalan sendiri. 
Tapi apa sih artinya cinta??cinta hanyalah kalimat yang tersusun atas 5 huruf,,,terlalu sulit untuk mendefinisikan cinta yang penuh dengan ambiguitas dan keabstrakannya. Tapi cukup kita tahu,,bahwa yang terpenting bukanlah cinta,,namun makna dalam hubungan yang terjalin daripadanya. Ini bukan lagi tentang cinta, namun tentang bagaimana kita memberi makna untuk hubungan kita. Hubungan yang seperti apa yang ingin kita bangun??langkah seperti apa yang harus kita tempuh untuk mewujudkannya??serta bagaimana konsekuensi keinginan hubungan kita terhadap kehidupan pribadi kita??
Ketika anda telah memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seseorang atas dasar cinta,,hanya sekedar cinta sajja tidaklah cukup,,sudah tidak diperbolehkan lagi adanya “aku”, namun “kita”. Karena anda telah memutuskan untuk menjadi satu dengan orang yang anda cintai. Siapapun itu,,dalam bentuk hubungan apapun itu. Bukan lagi “yang terbaik untuk kamu” ataupun “yang terbaik untuk aku”,,,namun,,, “yang terbaik untuk kita”. Akan selalu ada jalan tengah yang bisa kita ambil jika kita memang berniat memikirkannya.  

Senin, 01 November 2010

Maybe wrong

melangkah bersamamu,,mungkin kesalahan
menjalani denganmu,,mungkin kesalahan
terlalu banyak mencintaimu,,mungkin kesalahan
menggantungkan mimpiku padamu,,mungkin kesalahan

namun bagiku,,mencintaimu dengan setulusnya,,tidak akan pernah menjadi sebuah kesalahan...